Memahami Kerja Virus Komputer Dan Cara Mengatasinya

Posted on

Memahami Kerja Virus Komputer Dan Cara Mengatasinya – Perkembangan virus dari waktu ke waktu terus menarik, terkait dengan perkembangan teknologi informasi ( komputer ), namun tidak ada kepastian  kapan virus komputer pertama kali ditemukan.  Karena perkembangan virus ini sudah mulai mengganggu pengguna komputer maka dicarilah cara pencegahan program jahil ini. beberapa pengembang mulai membuat program untuk menghilangkan atau menghentikan aksi virus ini yang kemudian disebut sebagai antivirus.

Virus sebenarnya merupakan program komputer seperti program lainnya, berisikan instruksi yang memerintahkan komputer untuk melakukan sesuatu seperti yang diinginkan pemrogram. Namun virus biasanya akan memerintahkan komputer untuk melakukan sesuatu yang tidak anda lakukan, virus juga mampu menyebar atau memperbanyak dirinya ke aneka file lain dalam komputer bahkan ke lokasi lain. Virus menyebar menggunakan program atau file tertentu, selain untuk menyembunyikan keberadaannya juga merupakan trik untuk menipu pengguna PC agar menjalankan program atau file yang terinfeksi virus tersebut.

 

Virus memiliki berbagai macam jenis dengan metode infeksi yang berbeda-beda :                                      virus boot sector, virus ini menginfeksi boot sector harddisk ( boot sector merupakan sebuah daerah dalam harddisk yang pertama kali di akses saat komputer dihidupkan ) jika virus boot sector ini aktif pengguna tidak akan bisa memboot komputernya secara normal.

virus file, virus jenis ini akan menginfeksi aplikasi atau file dalam komputer, saat aplikasi tersebut dijalankan virus akan disebarkan dengan cara menginfeksi setiap file atau dokumen yang diakses oleh aplikasi tersebut.

virus email, virus ini menyebar via email ( dalam bentuk lampiran ) biasanya memiliki ciri khusus berupa ekstensi scr, exe, pif, atau bat jika aktif, virus ini biasanya akan mengirim dirinya sendiri ke berbagai alamat email yang ada dalam buku alamat pengguna. worm dan kuda troya juga sering disebarkan via email semacam ini.

virus makro, virus ini menginfeksi dokumen yang dijalankan lewat aplikasi microsoft office ( seperti word dan excel ). sebuah dokumen yang terinfeksi virus ini biasanya akan melakukan modifikasi perintah-perintah umum ( seperti save ) untuk memicu aktivasi virus.

virus multipartite, virus ini akan menginfeksi file-file komputer dan boot sector harddisk sekaligus. virus ini banyak menimbulkan masalah karena menimbulkan kerusakan ganda.

virus polimorfis, virus ini akan berganti wujud saat menyebarkan diri ke komputer lain. virus seperti ini lebih sulit dideteksi karena sifatnya tersebut.

virus siluman ( stealth virus ), virus seperti ini menyembunyikan keberadaannya dengan cara membuat sebuah file yang terinfeksi terlihat seolah-olah baik-baik saja. virus jenis ini agak sulit dideteksi.

Cara mengatasi atau antisipasi berjangkitnya virus kita bisa lakukan berbagai upaya pencegahan,  ada beberapa cara pencegahannya berikut ini :

Pasang antivirus, memasang antivirus dalam komputer merupakan langkah utama dan pertama yang harus dilakukan untuk mencegah masuknya virus. antivirus ini akan bekerja secara otomatis memeriksa setiap dokumen yang kita akses baik dalam harddisk, disket, usb flash disk, atau folder yang dipakai dalam jaringan. jika ada virus yang terdeteksi antivirus secara otomatis akan melaukan langkah pengamanan berupa penghapusan atau karantina ( jika virus tak dapat dihapus ).

perbarui database antivirus secara teratur, agar bisa berfungsi optimal antivirus membutuhkan database yang lengkap dan selalu baru, karena itu perbarui lah database ini secara teratur. gunakan proses pembaruan dalam antivirus untuk melakukan pembaruan secara otomatis saat komputer terhubung ke internet.

salin file penting ke tempat aman, jika dalam komputer anda tersimpan banyak dokumen penting dan rahasia jangan lupa untuk membuat cadangannya. gunakan media penyimpan lain sebagai wadah backup, media yang bisa dipakai sebaiknya yang memiliki proteksi atau bisa menggunakan flash disk berkapasitas besar.

aktifkan pemeriksaan boot sector, agar boot sector harddisk terhindar dari virus, pastikan bahwa fasilitas pemeriksaan boot sector telah diaktifkan. fasilitas ini berada dalam menu BIOS komputer anda. jika fasilitas ini diakifkan, BIOS akan memeriksa apakah ada perubahan data dalam sektor harddisk tempat boot loader berada.                                                                                                          

waspadai lampiran email, jika anda sering menggunakan email, waspadalah saat mendapat lampiran ( attachment ) khususnya dari orang yang tidak dikenal. jangan tergoda membuka lampiran yang memiliki nama menggiurkan. waspadai juga aneka email yang mengaku berasal dari microsoft atau symantex dengan subyek update atau sejenisnya.

periksa file hasil download, jangan lupa untuk selalu memeriksa file hasil download menggunakan antivirus yang anda miliki. hal ini penting untuk mencegah masuknya virus, worm atau kuda troya ke dalam komputer.

proteksi folder yang dibagi – pakai, untuk komputer yang terhubung ke jaringan berikan password untuk folder yang dibagi pakai. dengan menggunakan password virus atau worm tidak bisa menyebar dengan mudah.

pasang firewall, firewall akan memeriksa setiap port koneksi yang dipakai setiap aplikasi, kemudian melaporkannya kepada anda. dengan demikian kita memegang kendali penuh atas koneksi apa saja yang berlangsung dalam komputer kita.   

 

 

 

sumber : majalah info komputer, maret 2006

 

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published.