5 Contoh Inovasi Teknologi Terkini Yang Malah Disalahgunakan

Posted on

5 Contoh Inovasi Teknologi Terkini Yang Malah Disalahgunakan

5 Contoh Inovasi Teknologi Terkini Yang Malah Disalahgunakan- Teknologi diciptakan untuk meringankan beban bagi umat manusia, Tetapi tahukah Anda bahwa inovasi teknologi tercanggih sekalipun bisa menjadi masalah bagi kita jika di salahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Ada banyak contoh inovasi teknologi yang awalnya dibuat untuk tujuan positif akhirnya menyebabkan dampak negatif. Inilah 5 inovasi teknologi canggih yang disalahgunakan :

Yang pertama, adalah penggunaan VR untuk menonton konten dewasa. Siapa yang tidak tahu VR saat ini ? Teknologi yang mampu membuat penggunanya berinteraksi dengan lingkungan, yang sebelumnya hanya terbatas pada imajinasi. Namun sayangnya, akan selalu ada orang-orang yang menyalah gunakannya. Salah satu penyalahgunaannya adalah, menggunakannya untuk menonton konten dewasa. BaDoink adalah situs penyedia konten dewasa pertama berdasarkan Virtual Reality. Setelah terjun ke dalam penelitian dan pengembangan Virtual Reality, mereka juga membagikan ribuan pasang Google Cardboard secara gratis untuk mempromosikan peluncuran BaDoink.com. Meskipun itu masih tentang inovasi teknologi, Tetapi Jalan tikus berpikir bahwa konten dewasa dilarang untuk Anda menonton. Baik VR atau konten dewasa biasa.

Kedua, menyalahgunakan YouTube untuk membuat bom. Masih ingat insiden bom pot yang meledak di sebuah rumah kos di Bandung pada Juli 2017 ? Pelaku yang menjual bakso goreng untuk mencari nafkah, mengklaim bahwa dia belajar merakit bom pot dari internet. Tidak ada korban dalam insiden saat itu, Tetapi faktanya, ini bukan pertama kalinya. Beberapa bulan sebelumnya, ada perampokan di sebuah bank di Samarinda ditemani dengan pemboman teror. Dan lagi, pelakunya mengklaim bahwa dia belajar untuk merakit bom melalui YouTube, YouTube diciptakan untuk memudahkan Anda melihat berbagai informasi dengan mudah tetapi, mengapa harus disalahgunakan menjadi alat untuk belajar teror ?.

5 Contoh Inovasi Teknologi Terkini Yang Malah Disalahgunakan

Ketiga, meretas ATM (Skimming) melalui internet. Apakah ada yang pernah mendengar cerita tentang seorang peretas misterius yang berhasil membobol ATM di 40 negara ? Hal ini terungkap setelah karyawan bank menemukan ATM kosong, tidak ada uang, tidak ada jejak nyata interaksi fisik dengan mesin, tidak ada jejak malware di ATM. Setelah penyelidikan, pakar keamanan dari Kapersky Lab menemukan bahwa peretas menerobos masuk dengan menggunakan malware di-memori, dengan menginfeksi jaringan perbankan. Sampai sekarang, tidak ada yang tahu siapa pelakunya. Kepala Penelitian Keamanan Kaspersky Lab Sergey Golovanoveven percaya jika para penjahat masih aktif dan berkeliaran. Semoga Indonesia tidak masuk ke daftar nama selanjutnya.

Keempat, Adalah menggunakan drone untuk mengintip. Pesawat ringan yang dapat dikendalikan dari jarak jauh alias drone, semakin ramai di sana-sini. Sayangnya, perangkat yang awalnya dibuat untuk tujuan militer seperti mengangkut makanan atau melakukan misi penyelamatan secara perlahan disalahgunakan untuk melakukan hal-hal negatif. Ini terjadi terhadap pasangan suami istri di Utah, Amerika. Keduanya ditahan oleh polisi, karena mereka tertangkap menggunakan kamera drone untuk melakukan kejahatan. Bagaimana bisa, ibu enam anak ini dan pasangannya menggunakan mata-mata drone ini pada privasi orang lain alias mengintip. Akibat kegemaran mengintai dengan menggunakan peralatan elektronik, keduanya dijerat dengan pelanggaran voyeurism alias gangguan mental.

5 Contoh Inovasi Teknologi Terkini Yang Malah Disalahgunakan

Kelima, serangan ransomware WannaCry. Pada Mei 2017, malware yang mengerikan bernama WannaCry, mengintai ratusan negara dan ratusan ribu komputer di dunia. Kemkominfo bahkan melakukan intervensi dengan memberikan pemberitahuan melalui SMS terkait dengan serangan ransomware WannaCry di negara tersebut. Salah satunya menyerang jaringan komputer di Rumah Sakit Dharmais, Jakarta. Dimana peretas menerobos masuk sistem entri data pasien dan meminta tebusan, yaitu sekitar 300 Dolar AS atau 4 Juta Rupiah yang meminta untuk dibayar dalam bentuk Bitcoin. Permintaan muncul di layar sistem yang diretas. Seperti diketahui, Ransomware mengambil dokumen sandera korban dengan algoritma enkripsi khusus yang hanya dapat dibuka dengan memasukkan kode unik yang hanya diketahui oleh peretas. Tetapi rumah sakit tidak mengindahkan tebusan yang diminta. Untungnya, virus belum menyerang komputer server induk dan telah melakukan back-up data, sehingga data dan riwayat pasien aman.

Demikian 5 inovasi teknologi paling canggih yang disalahgunakan. Memanfaatkan teknologi adalah sah, tetapi dilarang untuk menyakiti orang lain dengan penyalahgunaan teknologi yang canggih tersebut, atau mungkin Anda adalah korban?.

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published.